Welcome to my blog :)

rss
Tampilkan postingan dengan label alumni Smea Purnama Semarang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label alumni Smea Purnama Semarang. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Januari 2017

ANTARA IMPIAN, HARAPAN DAN KENYATAAN


KOPDAR SEPURSEMAR Desember 2016

Tahun 2017 adalah tahun kelima dimana SEPURSEMAR COMMUNITY sejak di cetuskan di Semarang, 3 bulan sebalum acara reuni lulusan 89/90/91 bulan Agustus 2012. Tahun itu pula di mana Bapak Lilik Sunarto BA, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Sekolah dalam waktu yang cukup panjang di panggil ke haribaan Illahi. (Semoga segala amal ibadah beliau di terima di sisi Tuhan Yang Maha Esa). Tahun itu benar-benar menjadi tahun duka bagi keluarga besar SEPURSEMAR COMMUNITY, namun di tahun itu pula juga tahun kebangkitan di mana semangat untuk menyatukan keluarga besar SMEA/SMK Purnama 1, semakin menggebu.

SEPURSEMAR COMMUNITY lahir atas dasar semangat untuk menyatukan keluarga besar yang sudah puluhan tahun tercerai berai karena berbagai hal. Ada alasan karena pindah domisili, alasan ikut suami, alasan profesi dan masih ada 1001 alasan. Namun dengan majunya perkembangan teknologi saat ini alasan-alasan tadi dapat di satukan dalam satu wadah komunitas dengan maraknya medsos. Sebut saja Facebook dan WhatsApp yang paling banyak di gunakan untuk saling bertegur sapa, bersilaturahmi bersama meski di pisahkan oleh jarak yang puluhan hingga ratusan atau ribuan kilometer.

SEPURSEMAR LAHIR dari semangat kecintaan terhadap almamater tercinta, yang tidak rela almamaternya semakin sepi peminat yang pada akhirnya bisa saja hilang dari dunia pendidikan jika semua pihak tidak mau mengambil bagian sesuai dengan kemampuan dan kemapanan masing-masing. Almamater kita bisa saja tinggal bekas jika para guru, para alumni, para siswa aktif juga tidak mau perduli terhadap almamater yang telah meluluskan lebih dari 5000 siswa sejak lahirnya di tahun 1980an ini.

Salah satu Founder Mas Djoko Sumantri yang mendapat mandat langsung atau semacam wasiat dari Alm. Bapak Lilik Sunarto untuk dapat ngemong adik-adiknya, menjaga tali silaturahmi antar alumni terus gencar mengajak untuk aktif dalam berbagai kegiatan melalui wadah SEPURSEMAR COMMUNITY. Mulai dari KOPDAR alias Kopi Darat, pembentukan pengurus yang kedua, setelah pengurus periode pertama 2012 belum bisa berjalan karena kurangnya partisipasi dari semua pihak, hingga kegiatan santunan dengan membuka DOMPET SEMAR untuk membantu meringankan para alumni yang sedang dalam kesusahan.

Beberapa ide yang pernah saya sampaikan langsung kepada Ibu Siti Khasanah (Waktu itu masih menjabat kepala sekolah) pada tahun 2014 di ruang LAB Komputer SMK Purnama 1 bersama Tugiri, Harto dan Muhtadin adalah di bukanya rekening atas nama beliau untuk menghimpun dana dari para alumni serta pembentukan kepengurusan komunitas semacam OSIS (terserah apakah terpisah dari OSIS atau di bawah OSIS) yang akan mengelola dana tersebut untuk kepentingan Sekolah dan para Alumni.

Beberapa hal yang menjadi fokus komunitas antara lain :
  1. Menghimpun dana dari berbagai sumber yang salah satunya dari donatur para alumni.
  2. Mengelola dana tersebut sesuai dengan peruntukannya misalnya untuk pengadaan sarana dan prasaran yang masih kurang.
  3. Memberikan santunan untuk siswa aktif, guru aktif maupun alumni yang memerlukan bantuan dengan tujuan meringankan beban bagi yang sedang di landa kemalangan.
  4. Memberikan penghargaan kepada para guru berprestasi maupun atas pengabdian yang telah di sumbangkan untuk almamater yang ujudnya dapat berupa dana umroh, kendaraan dan lain sebagainya yang dengan penghargaan tersebut memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi penerima penghargaan.
  5. Mempertanggung jawabkan dana yang masuk tersebut dengan menyelenggarakan pembukuan yang akuntable untuk berbagai pihak yang memerlukan informasi sumber dana dan penggunaannya dan bisa di kerjakan oleh siswa dari jurusan akuntansi yang di bimbing oleh seorang guru Akuntansi.
  6. Menjadi mediator bagi para alumni dari seluruh angkatan yang akan menyelenggarakan reuni, baik reuni antar kelas, reuni antar angkatan maupun reuni akbar untuk semua alumni Purnama sejak awal hingga lulusan tahun terakhir.
  7. Bekerjasama dengan pihak-pihak ketiga dalam rangka meningkatkan kwalitas lulusan dengan pembekalan ilmu dan pengalalaman yang mumpuni sehingga setiap lulusan dari Purnama siap untuk di karyakan.
  8. Menampung lulusan berprestasi untuk dapat di salurkan di bidang-bidang pekerjaan di mana para alumni sudah bekerja maupun yang sudah menjadi pengelola atau pemilik usaha sendiri sehingga semakin terbangun rasa kekeluargaan yang semakin erat antar alumni.
  9. Dengan meningkatnya sumber daya yang di miliki oleh lulusan Purnama dan di berinya kesempatan kepada para alumni terebut di harapkan Purnama menjadi pilihan bagi para siswa baru untuk menempuh pendidikan dan akhirnya mendapat pekerjaan dengan mudah sesuai dengan pilihan masing-masing.

Sebenarnya bisa lebih dari poin-poin yang saya sampaikan di atas. Namun apalah daya gagasan hanyalah gagasan, impian adalah impian namun kenyataannya atau realisasi tergantung dari kita semua selaku keluarga besar SEPURSEMAR COMMUNITY. Saya sadar ini bukan pekerjaan ringan, kita memerlukan orang-orang yang merasa terpanggil untuk merealisasikan ide-ide ini, karena murni kepedulian yang tidak mengharap bayaran, sanjungan dan lain sebagainya. Apa yang kita lakukan semata-mata karena Tuhan Yang Maha Kuasa, atas ijinNya dan atas KeridhoanNya.

Jika rencana besar ini belum dapat terlaksana maka bisa juga di gunakan menjadi program kerja para calon Pengurus OSIS selanjutnya untuk dapat merealisasikannya. Semoga Tuhan Yang Maha Esa berkenan mengabulkan apa yang menjadi keinginan kita bersama.

GAGASAN PEMBENTUKAN PURNAMA COMMUNITY

Ibu Guru SMEA/SMK PURNAMA 1 SEMARANG

Assalamu'alaikum Wr. Wb, Salam sejahtera kami sampaikan kepada seluruh Alumni SMEA Purnama Semarang dimanapun berada.

Seiring dengan perkembangan Teknologi Informasi akhir-akhir ini memberikan dampak yang luar biasa pada kehidupan manusia saat ini. Salah satu dampak dari perkembangan Teknologi tersebut adanya media Sosial Facebook, Twitter dan lain sebagainya.

Dari media sosial Facebook inilah beberapa Alumni SMEA Purnama Semarang saling mencari baik teman seangkatan maupun satu Almamater. Sebut saja Mas Junet Ikr, Sumantri Always atau Mas Joko Sumantri yang sangat intens mengikuti perkembangan Group di Facebook. Namun sayangnya Group yang terbentuk sangat banyak karena hampir setiap kita yang mempunyai Account Facebook bisa membuat group. Dan ternyata group inilah yang menyulitkan kita untuk bisa menyatukan teman-teman baik satu kelas maupun satu angkatan APALAGI satu Almamater.

Group-group Alumni SMEA Purnama Semarang yang ada di Facebook :

Mari kita satukan semua Alumni di GROUP ini :

Ternyata keinginan untuk bertemu dan mengadakan reuni bukan saja tercetus melalui media Facebook, namun ternyata rekan-rekan yang juga sebagian belum punya account facebook (via darat) sudah mendahului untuk mengadakan reuni akbar meski belum bisa akbar beneran.

Untuk itulah 3 bulan sebelum bulan Agustus 2012 Mas Tugiri Gopals sudah memprakarsai di adakannya reuni akbar. Guna mengakomodir ide yang sudah ada maka di bentuklah panitia reuni 2012, penetapan tanggal (meski sempat mengalami perubahan), tempat dan biayanya. Maka di mulailah dengan mengajak Mas Parno, Sdr Bambang Budiono, Lestari dan Yuli untuk penyelenggaraan acara tersebut.

Berjalanlah proses pencarian teman-teman melalui door to door (kayak tukang antar surat ya..) memang demikian adanya lhoo.. jadi mari kita berikan penghargaan kepada teman-teman yang sudah bersusah payah hingga terselenggaranya reuni tersebut.

Selama proses pencarian itu memang banyak dukanya manakala alamat yang di tuju sudah berubah menjadi berbagai macam tempat. Seperti minimarket, perkantoran dan lain sebagainya. Sedihnya lagi jika ternyata tetangga kanan dan kiripun tidak ada yang tau kemana gerangan sang tuan rumah pergi tanpa pesan.

Namun bahagianya manakala kita bertemu dengan sang tuan rumah.. rasa duka itu berubah menjadi rasa bahagia yang tidak ternilai harganya meski kadang dengan sangat menyesal mereka ngga bisa ikut karena satu dan lain hal.

Banyak memang dari teman-teman yang mengatakan bahwa mencari teman yang sudah 20 tahun lebih tidak bertemu dan lose contact itu mudah, katanya tinggal minta data aja ke sekolah kita datangi satu persatu beres bukan.. betul memang beres .. tapi cuma sampe di situ dan kita belum kemana-mana.

Oleh sebab itu kita mengucapkan banyak terima kasih kepada teman-teman yang sudah banyak memberi saran meski paling sedikit memberi peran, apapun itu kalian adalah bagian dari keluarga yang tengah kami cari dan coba kami satukan dalam satu wadah SEPURSEMAR COMUNITY.

Dalam rangka menindaklanjuti apa yg sudah kita bicangkan itulah kita satukan temen-temen baik yang terhubung melalui media Facebook ataupun yang baru ketemu no contactnya dalam sebuah pertemuan kecil di salah satu tempat pemancingan di kota semarang untuk saling berkenalan satu sama lain lintas angkatan.

Dari pertemuan itu maka di sepakati bahwa gagasan tersebut akan kita umumkan pada saat reuni nanti. Dan untuk sementara waktu Group SEPURSEMAR COMUNITY ini mewakili media komunikasi di facebook hingga terbentuknya kepengurusan yang rencananya akan di bentuk 3 bulan setelah reuni. Dan http://www.sepursemar.blogspot.com/ untuk sementara menjadi media penghubung dalam penyampaian pengumuman dan lain sebagainya.

Gagasan sudah terlontar, pertemuan kecil sebagai langkah awal sudah kita lakukan, reuni pembuka juga sudah kita jalankan, masih ada langkah berikutnya yaitu pembentukan kepengurusan yang nantinya wadah ini bisa menjadi media penyambung lidah antar alumni maupun dengan pihak sekolah ataupun pihak luar alumni.

Untuk itu kita mengajak kepada seluruh Alumni SMEA Purnama Semarang untuk bergabung dalam komunitas ini dengan menginformasikan kepada teman-teman yang lain yang belum bisa kita jangkau dengan media yang ada. Peran serta rekan-rekan semua sangat kami nantikan agar kelak komunitas ini benar-benar bisa terwujud seperti dengan apa yang kita harapakan.

Wassalamu'alaikum Wr, Wb. Salam Sejahtera untuk kita semua.

Di terbitkan pada 11 September 2012 di Catatan Group Face SEPURSEMAR COMMUNITY dan di tulis ulang di Blog SEPURSEMAR COMMUNITY hari ini Rabu, 4 Januari 2017

Rabu, 14 Agustus 2013

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1434 H

Kami selaku pengelola blog ini yang tak pernah berhenti untuk mencari dan menemukan teman dan rekan Alumni SMEA Purnama Semarang / SMK Purnama 1 Semrang yang sevisi dan semisi dalam membangun almamater tercinta mengucapkan "Selamat Hari Raya Idul Fitri 1434 H, mohon maaf lahir dan batin". Semoga apa yang menjadi cita-cita kami suatu saat nanti akan terwujud.Amin.

Rabu, 05 Juni 2013

PENGURUS PAGUYUBAN SEPURSEMAR

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa kami panjatkan atas terbentuknya pengurus Paguyuban SEPURSEMAR yang berlangsung Pada tanggal 25 Mei 2013 bertempat di SMEA Purnama Semarang / SMK Purnama 1, Jl. Jend. Sudirman 265 Semarang.

Pembentukan kepengurusan tersebut adalah sebagai wujud tindak lanjut dari para alumuni yang mempunyai visi dan misi yang sama yaitu membentuk komunitas yang peduli pada Almamater tercinta. Hal tersebut juga sejalan dengan Pesan Alm. Bpk. Lilik Sunarto sebelum wafat kepada Senior kita Mas Djoko Sumantri agar mempererat tali silaturahmi dengan adik-adik alumni SMEA Purnama Semarang / SMK Purnama 1 Semarang.

Berikut Susunan Pengurus Paguyuban SEPURSEMAR yang baru terbentuk :


Pelindung  : Kepala Sekolah SMK Purnama 1 Ibu Siti Khasanah
Penasehat : Bp. Sri Haryanto
Ketua : Ratman Jati Kelulusan 2000/2001
Sekretaris : Yanti Adel Kelulusan 1997 / 1998
Bendahara : Dyna Ekasari Kelulusan 1997 / 1998


Humas :
1  Djoko Sumantri Kelulusan 1980 / 1981
2  Deddy Sulistyo Kelulusan 1991 / 1992











Selamat kepada para pengurus semgoga Tuhan senantiasa memberikan kesehatan untuk terus berkarya.









Kamis, 26 Juli 2012

Alumni 1991 AK2


Alumni 1990 AK1


Rabu, 25 Juli 2012

21 Tahun Menuju Universitas Indonesia

Terlahir dari keluarga sederhana tak membuat Amir mudah menyerah dalam menggapai cita-cita. Sebuah dusun kecil dimana ia lahir cukup banyak menempa pribadinya untuk selalu berfikir kritis. Sulitnya perekonomian waktu itu pula yang mengajarkan ia harus kreatif agar tetap exist. Nasi jagung dan nasi tiwul merupakan santapan yang tidak asing lagi di lidahnya.. sampai kapan ??

Menginjak kelas 2 SD ia di bawa pindah oleh kedua orang tuanya untuk hijrah agar ayahnya tidak jauh dalam menempuh jarak kerjanya. Ya.. lingkungan Perkebunan Karet salah satu Joint Venture Indonesia Belanda yang di beri nama PT. Tatar Anyar Indonesia.

Lingkungan baru dengan peradaban baru membuat ia banyak berfikir dan merenung. Hmmm enaknya tinggal di rumah dinas, beras dapat jatah, minyak tanah pun juga dapat bagian bahkan sarana sosialpun terpenuhi. mulai dari lapangan bola, lapangan voley, kolam renang sampai tempat ibadah beserta guru ngajinya juga sudah tersedia. Kurang apa coba ??

Tapi ada yang janggal menurutnya. Jika memang semua terpenuhi kenapa lingkungan tempat ia tinggal jauh dari sejahtera... Seringnya ia dengar pertengkaran antar keluarga dan juga budaya masyarakat setempat yang jauh dari agama sungguh sangat miris melihatnya. Ketika seseorang punya hajat pernikahan, khitanan, kelahiran anak bahkan sampai ada kematian tidak ada hiburan lain kecuali judi... hmm..aneh !

Amir kecil berfikir keras.. kenapa dan kenapa.. bisa demikian, kenapa juga masyarakatnya tidak ada yang termotivasi untuk bersekolah.. oh.. ternyata ada jaminan kerja yang di berikan oleh perkebunan. Dan ternyata di lingkunagan ini mulai dari buyutnya, kakeknya dan orang tuanya sudah turun temurun bekerja di perkebunan ini.. pantesan mereka tidak mau bersekolah.. toh sekolah tinggi-tinggi juga banyak yang menganggur buat apa capek-capek buang tenaga dan biaya.

Dalam benaknya lingkungan tercipta sedemian rupa karena satu hal. Ya.. minimnya pendidikan sehingga mempersempit pola pikir lingkungannya. Sejak itulah ia bertekad agar bisa bersekolah setinggi mungkin. Agar ia punya pola pikir dan wawasan yang cukup luas sehingga ia bisa menjadi apa yang ia cita-citakan.

Berjibaku menjadi seorang karyawan perkebunan dengan segala keterbatasan plus berpuluh penghinaan dari lingkungan itulah yang mendorong semangat Amir hingga akhirnya ia bisa lulus perguruan tinggi swasta. Meski ketika ia lulus dari satu sekolah tahun 1991 ia ingin melanjutkan ke Universitas Negri belum kesampaian tapi ia patut berbangga bahwa setelah 21 tahun kemudian Sang Junior kini di terima di Universitas Indonesia salah satu Universitas yang ia dambakan sejak dulu kala.

Dan dari jejaknya itulah banyak diikuti para tetangga yang berlomba-lomba menyekolahkan anak-anak mereka hingga ke perguruan tinggi. Mungkin Amir tidak bisa merubah ekonomi lingkungannya tetapi ia bisa mendobrak pola pikir sempit dan memberikan contoh bahwa dengan bersekolah akan menjadi orang yang berilmu, dengan ilmu itulah yang akan menerangi kehidupan generasi-generasi berikutnya.

Ketika seorang kakek di tanya : " Kek, kakek kan sudah renta.. kenapa masih menanam pohon kelapa, kek ?? Jawab si kakek. "Ketika buah kelapa ini bisa di petik buahnya mungkin aku sudah tidak ada, tetapi anak cucukulah yang akan menikmatinya".

Sahabat janganlah berputus asa apabila kita terlahir dari keluarga sederhana itu bukan salah kita, Tetapi Tuhan tidak pernah membatasi keinginan setiap hambanya. Kemiskinan bukanlah takdir, tapi pilihan, jika kita ingin hidup kayapun Tuhan sudah siapkan harta yang berlimpah tinggal seberapa banyak kita sanggup untuk mengambilnya dan seberapa kuat kita melawan kemalasan. Jika kita terlahir miskin tetapi kita tidak boleh mewariskan kemiskinan itu kepada anak cucu kita.

Alumni 1991 AK1




Bagi Rekan-rekan yang fotonya ingin di update dengan pose sesuai keinginan silakan kirim foto ke email sepursemar@gmail.com. Untuk semua angkatan. Terima kasih.

Senin, 23 Februari 2009

TURUT BERDUKA CITA

Tadi malam, Hari Minggu 22 Februari 2009 tepatnya pukul 23.15 menit aku di kejutkan suara HP dari sahabatku Ustadz Tadin. Tidak biasanya malam-malam begini dia menghubungiku. dari suaranya yang parau aku mulai curiga pasti ada sesuatu yang terjadi padanya.

Innalillahi Wainnalillahi Roji'un. Sahabaku mengabarkan bahwa ibundanya telah di panggil oleh Allah SWT beberapa saat lalu. Aku sempat kaget dan tertegun dan tak dapat berkata-kata. Hanya permohonan do'a yang di pinta oleh sahabat Tadin. Akupun Insya Allah akan slalu mendo'akan Ibundanya meski tanpa di minta.

Kami ingat persis betapa Ibundanya dulu begitu memperhatikan kami pada masa masih sekolah di SMEA Purnama Semarang. Kami sering bercanda dan berkunjung meski hanya sekedar membuat sate ayam bareng-bareng hingga larut. Dengan sabar dan Ibunda telah menyiapkan segala sesuatu yang kami perlukan seperti makan dan minum.

Rasanya waktu berlalu begitu cepat. Baru beberapa saat lalu kami menemukan sahabat-sahabat yang begitu lama kita tidak berjumpa. Kali ini kita mesti kehilangan Anggota keluarga yang begitu kami cintai. Namun kamipun selalu mendo'akan Ibunda mudah-mudahan Allah senantiasa menerima segala amal dan baktinya selama ini. "SELAMAT JALAN IBUNDA, SEMOGA DAMAI DI SISI ALLAH SWT. Do'a kami dari jauh selalu menyertai Ibunda tercinta."

Dari Kami-kami Yang Menyayangi Ibunda.